
kemenagkabblitar.net – Jalan di kawasan Jatiwaringin Kota Bekasi pagi ini padat akibat pengerjaan jalan berlubang. Seorang karyawan bernama Arum terlambat berangkat kerja karena terjebak kemacetan.
Arum meninggalkan rumahnya sekitar pukul 06.30 WIB. Dia terjebak kemacetan di Gatiwaringen selama kurang lebih satu jam.
“Saya berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB di sekitar Jatimakmur dan terjebak di jalan mulai pukul 06.40 (di Jalan Raya Jati seberang Debu Panjunan) hingga pukul 07.51 (di Jalan Pangkalan Jati seberang Pizza Hut Jatiwarengin),” kata Arum saat dihubungi DTCom. . . Melalui Instagram, Senin (9/9/2024).
Arum mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Sudirman, Jakarta. Arum terlambat masuk kerja lebih dari satu jam karena macet.
“(Saya terlambat ke kantor) Saya terlambat satu jam 20 menit, padahal saya pernah naik sepeda motor,” kata Arum.
Arum mengatakan, proyek pengeboran tersebut menutup sebagian jalan raya sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Ia menambahkan, “Jadi seharusnya ada dua arah, tapi sekarang satu arah menuju Jakarta.”
- Kemacetan karena penggalian
Jalan dari Jatiwaringin, Pondok Gedi dan Bekasi menuju Jakarta pagi ini ramai. Proyek pengeboran tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Kemacetan lalu lintas di Jatiwaringin akibat operasi penggalian yang dilakukan World Food Programme, kata Kepala Satlantas Polres Bulugadong Ipto Parlan saat dihubungi detikcom, Senin (9/9).
Penggalian berlokasi di titik berbeda. Dampaknya, pengendara hanya bisa melintasi satu lajur jalan tersebut.
“Hanya boleh melintasi satu jalur. Kalau melintasi jembatan tol akan dilakukan lubang di tiga tempat, empat titik dari JTwaringin,” jelasnya.